Search this blog


Home About Contact
Kamis, 22 April 2010

mutu pendidikan & pondasi keagamaan, syarat perguruan tinggi idaman  

“Pendidikan bukanlah persiapan untuk hidup, pendidikan adalah hidup itu sendiri” sepenggal kata mutiara tersebut mengungkapkan bahwa betapa pentingnya arti pendidikan bagi kehidupan manusia di dunia ini. Dengan kata lain, Ilmu merupakan sesuatu hal yang utama dalam menopang jalannya hidup seseorang dari awal hingga akhir hayat nanti. Pendidikan juga dapat diibaratkan sebagai senjata utama untuk berperang di dunia yang semakin kompleks seperti sekarang ini.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa jalur pendidikan di negara kita ini yaitu mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi yang sekarang ini banyak bermunculan di berbagai penjuru kota yang ada di Indonesia. Dengan kondisi tersebut, diperlukan upaya dari kita untuk mengarahkan kita sendiri maupun adik atau anak kita sekalipun agar lebih teliti dan cermat dalam memilih suatu tempat untuk menempuh ilmu. Tentunya semua itu harus di lakukan mulai dari memilih TK untuk anak atau adik anda hingga dalam memilih suatu Perguruan Tinggi. Berbicara mengenai Perguruan Tinggi, tentunya kita harus melihat kualitas mutu pendidikan yang diajarkan di Perguruan Tinggi tersebut agar kita atau anak anak anda menjadi siap dalam menjalani kehidupan yang semakin lama semakin modern saja. Selain kualitas mutu pendidikan yang baik, faktor yang tak kalah pentingnya adalah adanya Pendidikan Agama yang mendasari suatu pendidikan yang di sedang dijalani oleh mahasiswa dan mahasiswi. Pendidikan Agama di suatu Perguruan Tinggi sangatlah penting untuk dapat mencetak generasi muda yang cerdas, pandai dan agamis. Selain itu, Pendidikan Agama merupakan pondasi utama dan terasa sangat penting bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan modern agar tidak melakukan tindakan yang negatif pada saat menjadi mahasiswa maupun kelak menjadi pejabat pemerintahan maupun lainnya.

Hal yang dapat dijadikan acuan dalam memilih suatu Peruguan Tinggi yang baik antara lain :
  1. Perguruan Tinggi tersebut harus memiliki Mutu Pendidikan yang baik
  2. Perguruan Tinggi tersebut harus memiliki Prestasi Akademik maupun Non Akademik
  3. Perguruan Tinggi tersebut harus mempunyai Sarana dan Prasarana yang baik dan layak
  4. Perguruan Tinggi tersebut harus mempunyai Pengajar (Dosen) dan Karyawan yang baik
Dengan melihat kriteria diatas, sekarang kita dapat menyaring Perguruan Tinggi mana yang dapat kita jadikan pilihan bagi kita atau saudara mapun anak anda sendiri. Jika di tinjau dari ke empat acuan tersebut, Universitas Islam Indonesia pantas menjadi salah satu Perguruan Tinggi Idaman bagi kita. Dengan memiliki 8 Fakultas dengan bermacam konsentrasi jurusan masing masing antara lain :
  1. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP)
  2. Fakultas Ekonomi (FE)
  3. Fakultas Teknologi Industri (FTI)
  4. Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI)
  5. Fakultas Hukum (FH)
  6. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  7. Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPISB
  8. Fakultas Kedokteran (FK)
Dari ke delapan Fakultas diatas, masing masing Fakultas memiliki berbagai jurusan/konsentrasi yang rata rata memiliki predikat terakreditasi “A” dan tentunya memiliki staf pengajar (Dosen) lulusan S2 dan S3 baik dari dalam maupun luar negeri yang sangat professional di bidangnya masing masing menjadikan UII menjamin mampu memberikan mutu pendidikan yang baik pula.

UII juga memiliki segudang Prestasi Akademik dan Non Akademik, salah satunya adalah UII mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2008 dari Tüvrheinland Grup dan menjadi salah satu perguruan tinggi favorit Indonesia. Selain itu, UII merupakan salah satu dari 15 Perguruan Tinggi yang mendapatkan penawaran untuk masuk ke dalam Time Higher Education Supplement (THES) dan Shanghai Jiao Tong yang memiliki kriteria lebih berat dari Webometrik. Sedangkan untuk ranking Webometrik sendiri, UII telah menujukan kemajuan dari ranking 4.425 per Juli 2008 menjadi di ranking 2.422 per Januari 2010. dan perlu diketahi juga bahwa UII saat ini menempati posisi perguruan tinggi terbaik ke 74 dari seluruh Perguruan Tinggi se Asia Tenggara. Keseriusan UII untuk Go Internasional juga ditunjukan dengan menjadi tuan rumah dari International Conference on Sustainable Built Environment (ICSBE) 27 - 29 Mei 2010 nanti yang diikuti oleh berbagai lembaga pendiikan dan Perguruan Tinggi dari berbagai negara antara lain :
  1. Universitas Islam Indonesia (tuan rumah)
  2. CIIT Pakistan
  3. KIT Jerman
  4. TZW Jerman
  5. Hokaido University Japan
  6. Eastern Mediterranean University, Turkey
  7. IAS (International Academy of Science) Austria

Beralih pada sarana dan prasarana yang dimiliki oleh UII, sekarang ini UII telah memiliki sarana dan prasarana yang sangat memadai. Ini dapat kita lihat mulai dari kampus pusat nan megah yang berada di jalan kaliurang hingga kampus terpadu lainnya yang tersebar di kota Yogyakarta. Sarana penunjang lainnya yaitu terdapat Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia yang memiliki lebih dari 250 judul buku dan dapat di akses secara online di internet, Masjid Ulil Albab yang menjadi jantung kehidupan kampus terpadu, Auditorium Kahar Mudzakir yang multifungsi, Gelanggang Olahraga, Gedung Kuliah Umum, Pusat Konvensi Mahasiswa, Rusanawa yang di peruntukan bagi mahasiswa, Unisi radio sebagai wahana siar UII, Cyber Café UII dan Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia sebagai pengait antara kehidupan agama dalam kehidupan akademik.

Dari rentetan prestasi yang dimiliki oleh UII serta sarana dan prasarana yang telah disebutkan diatas, UII juga memberikan berbagai macam beasiswa bagi para mahasiswa maupun mahasiswi untuk membantu kelancaran studi para mahasiswa. Bentuk pengabdian UII pada masyarakat luas khususnya Yogyakarta dan umumnya seluruh masyarakat Indonesia adalah persembahan UII di dunia medis yaitu rumah sakit Jogja International Hospital (JIH) yang berada di jalan ring road utara Yogyakarta.

Uraian singkat Melalui lomba Blog UII diatas, tentunya telah menunjukan bahwa Perguruan Tinggi idaman pada zaman yang penuh dengan modernisasi dan kecanggihan teknologi sekarang ini adalah Perguruan Tinggi yang menggabungkan antara kualitas mutu pendidikan yang baik dengan pondasi keagamaan sebagai dasar dalam kehidupan seseorang. Saya kira Universitas Islam Indonesia mampu manjawab tuntutan jaman dalam mencetak manusia yang unggul dan siap berkompetisi di dunia kerja dengan memiliki akhlah yang mulia. Dengan kualitas sumber daya manusia yang baik, Humanis dan Agamis akan membawa Negara kita tercinta Indonesia terlepas dari keterpurukan, KKN dan menjadi Negara besar di dunia ini. Seperti pepatah mengatakan bahwa, “Kita tidak selalu bisa membangun masa depan bagi generasi muda Tapi kita bisa membangun generasi muda untuk masa depan” dan UII tempat yang tepat untuk membangun generasi muda untuk masa depan.

Referensi :
1. http://dhin.wordpress.com/2009/01/17/kata-kata-mutiara-pendidikan
2. http://kampus.okezone.com



Link ke posting ini

What next?

You can also bookmark this post using your favorite bookmarking service:

Related Posts by Categories



6 komentar : to “ mutu pendidikan & pondasi keagamaan, syarat perguruan tinggi idaman

  • robby
    22 April 2010 20.19  

    Wah postingan Barus nih mbk, Ko' Univ saya g' masuk ya.... IIUM ( international islamic University malaysia ) Cuma Ada dua loh di Dunia Ini di Pakistan & di Malaysia atpi sayang Univ ini g' mw ikutan Kontes kontesan ... Promosi...promosi heheheh :D

  • BeDa
    23 April 2010 14.34  

    Dua hal itu: mutu pendidikan dan pondasi keagamaan memang hal yang sangat penting bagi pendidikan.

    Semoga sukses dalam lomba blog UII. Salam ukhuwah

  • aulia
    25 April 2010 09.42  

    artikelnya keren mbak..
    sukses selalu..

  • impotenta
    26 April 2010 21.31  

    Great tips here ...thanks a lot :)

  • hendro-prayitno
    27 April 2010 22.30  

    artikelnya mantap,pendidikan juga harus sesuai minat...Kalau kkn saya rasa sudah tidak ada maksud saya kn nya karena korupsinya masih ada tapi kolusi dan nepotismenya sepertinya sudah di acuhkan di negri ini,,itu juga mungkin harus di perhatikan dalam pendidikan masa depan bangsa ini,,punya uang pun bisa masuk perguruan tinggi negri apalagi kalau bapaknya rektor,,jadi kolusi sama nepotisme kemana ya???
    semoga anak bangsa melihat 2 hal tersebut, jangan cuma rusuh dan melempar batu,,

  • kia
    10 Juni 2010 11.48  

    terima kasih atas infonya

Posting Komentar