Search this blog


Home About Contact
Minggu, 15 Februari 2009

5 fase dalam teori perkembangan  



Dalam hidup ini, menurut ilmu perkembangan.. terdapat sediktnya 5 fase perkembangan yang secara structural dari kita lahir hingga menuju remaja.. ke 5 fase tersebut adalah..
1. Fase oral (usia 0-1)
Bayi merasakan kenikmatan pada daerah mulut. Mengunyah, menggigit, dan menghisap adalah sumber utama kenikmatan.
2. Fase Anal (usia 1-3)
Kenikmatan terbesar anak terdapat disekitar daerah lubang anus. Rangsangan pada daerah anus ini berkaitan erat dengan kegiatan buang air besar.
3. Fase Phalic (usia 3-6)
Kenikmatan berfokus pada alat kelamin, ketika anak menemukan bahwa manipulasi diri dapat membawa kenikmatan. Anak mulai menaruh perhatian pada perbedaan-perbedaan anatomic antara laki-laki dan perempuan, terhadap asal-usul bayi dan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seks.
4.Fase Latancy (usia 6-12)
Anan menekan semua minat terhadap seks dan mengembangkan keterampilan social dan intelektual. Kegiatan ini menyalurkan banyak energi anak kedalam bidang-bidang yang aman secara emosional dan menolong anak merupakan konflik pada tahap phallic yang sangat menekan.

5. Fase Genital (usia 12-Dewasa)
Dorongan-dorongan seks yang ada pada phallic kembali berkembang, setelah berada dalam keadaan tengang selama masa latency. Kematangan fisiologis ketika anak memasuki usia remaja, mempengaruhi daerah-daerah erogen pada alat kelamin sebagai sumber kenikmatan.

Jika semua fase ini tidak terjadi dengan baik, maka akan berdampak negative setelah seseorang menginjak dewasa. Semua ini dikarenakan kurangnya kepuasaan dari semua fase yang yang ada. Oleh karena itu orang tua harus tahu akan semua fase ini agar anak mereka menikmati fase itu dengan baik sehingga tidak terjadi penyimpangan disaat anak menginjak usia dewasa.




Link ke posting ini

What next?

You can also bookmark this post using your favorite bookmarking service:

Related Posts by Categories



2 komentar : to “ 5 fase dalam teori perkembangan

Posting Komentar